Kajian Citra Satelit Spot-7 untuk Estimasi Standing Carbon Stock Hutan Mangrove dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim (Climate Changes) di Lampung Selatan

Nirmawana Simarmata, Fitralia Elyza, Rezalian Vatiady

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pemanfaatan citra resolusi tinggi untuk estimasi cadangan karbon hutan mangrove. Ekosistem hutan mangrove memiliki keistimewan yaitu dapat mengikat karbon jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hutan lahan kering. Ekosistem mangrove mampu menyerap karbon di udara sebanyak 67,7 MtCO2 per tahun. Hasil perhitungan dan pemetaan cadangan karbon dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengestimasi, mengidentifikasi dan memetakan cadangan karbon hutan mangrove serta menganalisis dan mengkaji penilaian jasa pelayanan ekosistem (ecosystem service) alam untuk memprediksi status stok karbon berdasarkan kondisi penggunaan lahan/tutupan lahan saat ini atau yang akan datang. Jenis data yang digunakan adalah citra SPOT 7 yang mempunyai resolusi 6 meter. Nilai biomassa diperoleh dari hasil transformasi NDVI dimana nilai indeks akan dikelaskan berdasarkan objeknya yang meliputi objek ladang, kawasan mangrove, laut dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh kelas kepadatan rendah mempunyai nilai karbon antara 71,64 – 91,48 ton/ha,  kelas kepadatan sedang mempunyai nilai karbon antara 91,48 – 111,31 ton/ha serta kelas kepadatan tinggi mempunyai nilai karbon antara 111,31 – 131,15 ton/ha. Berdasarkan hasil uji RMSE menunjukkan bahwa nilai RMSE berkisar antara  11.61 sampai 13.07.  

Keywords

mangrove, SPOT 7, NDVI, biomassa, karbon

Full Text:

PDF

References

Dharmawan, I. W. S. dan Siregar, C. H. (2008). Karbon tanah dan pendugaan karbon tegakan Avicennia marina (forsk) vierh di Ciasem, Purwakarta. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. 4(4): 317—328.

Donato, C. D., Kauffman, J., Murdiyarso, B., Kurnianto, S., Stidham, M dan Kanninen, M. (2011). Mangroves among the most carbon-rich forests in the tropics. Nature Geoscience. 4: 293—297.

Duke, N.C. (2006). Australia’s Mangroves: The authoritative guide to Australia’s mangrove plants. Brisbane: University of Queensland

Fatoyinbo, Temilola, (2012). Remote Sensing of Biomass Principles and Applications, Croatia: Intech.

Kauffman, J. Boone, & Daniel C. Donato. (2012). Protocols for the measurement, monitoring and reporting of structure, biomass, and carbon stocks in mangrove forests CIFOR. Bogor, Indonesia

Kementerian Kehutanan. (2013). Pendugaan Model Alometrik untuk Pendugaan Biomassa dan Stok Karbon Hutan di Indonesia. Buku. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi, Badan Penelirian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor

Krisnawati, H. (2010). REDD+ dan Forest Governance: Status Data Stok Karbon dalam Biomas Hutan di Indonesia. Buku. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kehutanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor.

Krisnawati, H. Adinugroho, W.C. Imanuddin R. dan Hutabarat. S. (2014). Pendugaan Biomassa Hutan untuk Perhitungan Emisi CO2 di Kalimantan Tengah. Buku. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor.

Murdiyarso, D., Purbopuspito, J., Kauffman, J. B., Warren, M., Sasmito, S., Donato, D., Kurnianto, S. (2015). The potential of Indonesian mangrove forests for global climate change mitigation. Nature Climate Change. Vol.5, DOI: 10.1038/NCLIMATE2734.

Noor, Rusila Yus, M. Khazali, dan I. N. N. Suryadiputra. (2006). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. PHKA/WI-IP. Bogor.

Rachmawati, D., Setyobudiandi, I., Hilmi, E. (2014). Potensi Estimasi Karbon Tersimpan Pada Vegetasi Mangrove Di Wilayah Pesisir Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Omni-Akuatika Vol. XIII No.19 November 2014 : 85 -91.

Sadelie, A., et al, H. (2012). Kebijakan pengelolaan sumberdaya pesisir berbasis perdagangan karbon. Jurnal Hutan dan Masyarakat. 6 (1): 1-11.

WALHI. (2010). Hutan Mangrove: Laju Kerusakan di Lampung Sulit diredam. http://www.walhi.or.id/in/ruang-media/walhi-dimedia/1048-hutan-mangrove-laju kerusakan-dilampung-sulit-diredam. (10 April 2017).

Yusandi, S., Jaya, I Nengah Surati. (2015). Model penduga biomassa hutan mangrove menggunakan citra satelit resolusi sedang di areal kerja perusahaan konsesi hutan di Kalimantan Barat. Bonorowo Wetlands 6 (2): 69-81, December 2015

Refbacks

  • There are currently no refbacks.