Analisis Tingkat Akurasi Titik Hotspot dari S-NPP VIIRS dan TERRA/AQUA MODIS Terhadap Kejadian Kebakaran

Andy Indradjad, Judin Purwanto, Wismu Sunarmodo

Abstract

Telah dilakukan sebuah analisis akurasi deteksi kebakaran hutan dengan data hotspot dari satelit penginderaan jauh S-NPP dan TERRA/AQUA. Sensor yang digunakan yaitu Sensor MODIS untuk satelit TERRA/AQUA dan sensor VIIRS untuk satelit S-NPP. Pendeteksian kebakaran hutan dengan titik panas dari data satelit penginderaan jauh dapat digunakan sebagai peringatan dini kebakaran hutan. Titik panas dapat diturunkan dari 2 sensor yang ada disatelit yaitu sensor MODIS dan VIIRS dengan menggunakan algoritma yang telah dikembangkan. Nilai hotspot ini perlu dilakkukan analisis akurasi dengan membandingkan dengan data lapangan tentang kejadian kebakaran. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis tingkat akurasi hotspot dalam mendeteksi kebakaran hutan. Dengan membandingkan data kejadian kebakaran pada tahun 2017 dan 2018 dan data informasi titik panas pada database titik panas yang dimiliki LAPAN. Hasil akurasi menunjukan untuk sensor MODIS sebesar 45% dan untuk sensor VIIRS sebesar 23%, dengan hasil ini jelas menunjukkan bahwa perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan akurasi pada informasi titik panas terutama yang diturunkan dari data VIIRS.

Keywords

titik panas, hotspot, data satelit penginderaan jauh, MODIS, VIIRS

Full Text:

PDF PDF

References

Liam E. Gumley, “Direct Broadcast Processing Packages For Terra, Aqua, Metop, Npp,And Npoess: Recent Progress And Future Plans”, University Of Wisconsin-Madison, 2005

Louis Giglio, J. Descloitres, C.O. Justice, & Y.J. Kaufman, “An enhanced contextual fire detection algorithm for MODIS”. Remote Sensing of Environment, 87, 2003, p 273-282.

Louis Giglio, Wilfrid Schroeder and Christopher O. Justice, “The Collection 6 MODIS fire detection algorithm and fire product”, Remote Sensing of Environment 178 Journal, Elsevier 2016, p 31-41

Lailan Syaufina, Rinenggo Siwi, dan Ati Dwi Nurhayati, “Perbandingan Sumber Hotspot sebagai Indikator Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut dan Korelasinya dengan Curah Hujan di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis, Riau”, Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 05 No. 2 Agustus 2014, hal. 113 – 118.

S. D. Wang, L.L. Miao, G.X. Peng, “An improved Algorithm for forest fire detection using HJ data” , The 18th Biennial Conference of International Society for Ecological Modelling, Procedia Environmental Sciences 2012, p 140-150

Wilfrid Schroeder, Patricia Oliva, Louis Giglio, Brad Quayle, Eckehard Lorenz and Fabiano Morelli, “Active fire detection using Landsat8/OLI data”, Remote Sensing of Environment 185 Journal, Elsevier 2016, p 210-220

Budhi Gustiandi and Andy Indradjad, “Visible Infrared Imager Radiometer Suite (VIIRS) Active Fires Application Related Products (AFARP) Generation Using Community Satellite Processing Package (CSPP) Software”, Proceding Asian Conference on Remote Sensing 2013.

Patricia Oliva, WilfridSchroeder, “Assessment of VIIRS 375m active fire detection product for direct burned area mapping”, Remote Sensing of Environment 160, 2015

Hassan Oudrari, Jeff McIntire, Xiaoxiong Xiong, James Butler, Qiang Ji, Thomas Schwarting, Shihyan Lee and Boryana Efremova, “JPSS-1 VIIRS Radiometric Characterization and Calibration Based on Pre-Launch Testing”, Remote Sensing, MDPI 2016.

Yenni Vetrita, Nanik Suryo Haryani, “Validasi Hotspot Modis Indofire Di Provinsi Riau”, Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 18, No. 1, Agustus 2012, hal. 17 – 28.

Any Zubaidah, Yenni Vetrita, dan M. Rokhis Khomarudin, “Validasi Hotspot Modis Di Wilayah Sumatera Dan Kalimantan Berdasarkan Data Penginderaan Jauh Spot-4 Tahun 2012”, Jurnal Penginderaan Jauh Vol. 11 No. 1 Juni 2014 :1-14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.